Pada artikel sebelumnya telah dibahas mengenai beberapa tipe search engine. Pembahasan mengenai search engine kali ini akan lebih difokuskan pada search engine tipe pertama, yakni Crawler base Search Engine karena tipe inilah yang paling sering digunakan dan mencakup 80% dari rata-rata statistik cara pengguna internet mencari informasi.
Ada 3 komponen penting yang dimiliki oleh tipe search engine ini, yaitu:
1. Crawler atau Spider
Crawler atau spider ini pada dasarnya adalah sebuah program yang bertugas untuk menjelajahi seluruh jagat internet dan melakukan ekstraksi informasi setiap halaman web.
2. Indexer
Program ini berfungsi untuk menyalin setiap halaman web yang telah dijelajahi oleh bagian crawler kedalam database. Bila terjadi update pada halaman web yang telah disalin sebelumnya, maka program index bertugas melakukan sinkronisasi. Perlu dicatat bahwa index program hanya dapat memahami data dalam bentuk teks. Pada kasus-kasus Google Image dan Google Video maka yang menjadi acuan bukanlah content / isi yang sebenarnya dari gambar atau video tersebut, melainkan beberapa property terkait seperti nama file, tags, deskripsi, judul, komentar, dsb.
3. Perangkat Algoritma
Setelah melakukan proses indexing atau menyalin halaman web yang berhasil dijelajahi kedalam database, maka langkah selanjutnya adalah proses algoritma matematis yang bertujuan untuk memberi urutan berdasarkan relevansi keyword tertentu. Hasil dari tahap inilah yang nantinya akan menjadi hasil pencarian atau yang kita kenal dengan istilah SERP (Search Engine Result Position) atau organic result.
Ada banyak sekali faktor yang diperhitungkan oleh search engine ketika menilai relevansi sebuah halaman web pada langkah ketiga diatas. Faktor-faktor ini akan dibahas secara lebih dalam pada artikel-artikel selanjutnya, namun secara garis besar ada 2 faktor utama: On-Page SEO dan Off-Page SEO.
On-Page SEO adalah faktor yang terkait dengan komponen yang dapat ditemukan pada sebuah halaman web seperti: pemilihan keyword yang tepat, HTML tags, content atau isi, anchor text untuk struktur internal, dan URL. Sementara
Off-page SEO adalah faktor diluar halaman web itu sendiri seperti: proses mendapatkan link, kualitas link, dan anchor text dari backlink.
Bila kita berbicara mengenai perangkat algoritma sebuah seach engine, maka sebenarnya tidak ada seorang pun (kecuali para engineer yang memang bekerja di Google) yang dapat memberikan kepastian mengenai bagaimana tepatnya algoritma tersebut bekerja. Algoritma yang sesungguhnya adalah ‘Resep Rahasia’ search engine.
Namun yang banyak dilakukan oleh para pakar SEO (Search Engine Optimization) adalah melakukan test atau experimen berdasarkan parameter tertentu dan kemdian melihat hasil yang baik pada SERP. Perlu diingat bahwa hasil SERP baru akan muncul setelah jangka waktu tertentu, mulai dari beberapa minggu hingga beberapa bulan. Itu sebabnya belajar SEO merupakan proses yang memakan waktu cukup lama, memerlukan ketekunan serta kesabaran.





thanks