Layanan Jasa SEO Profesional di Indonesia by RealWorldBusiness.com

Latent Semantic Indexing (LSI)

Salah satu metode terkini yang digunakan oleh Google untuk memastikan relevansi dari sebuah halaman web disebut Latent Semantic Indexing (LSI). Pada tahun 2003 Google secara tidak terduga mulai melakukan akusisi beberapa perusahaan perangkat lunak dan teknologi. Beberapa perusahaan ini mengembangkan teknologi sistem information retrieval yang akan sangat membantu Google untuk mengembangkan sistem pencarian yang lebih relevan.

Salah satu perusahaan teknologi yang diakusisi oleh Google adalah Applied Semantics, yaitu sebuah perusahaan yang secara khusus membangun teknologi dan infrastruktur untuk pengembangan konsep Latent Semantic Indexing.

Berikut adalah terjemahan bebas dari press release Google terkait dengan akusisi yang dilakukan terhadap Applied Semantics:

Produk Applied Semantics didasarkan pada teknologi paten CIRCA, yaitu sebuah teknologi yang mampu memahami, mengorganisasikan, dan melakukan ekstraksi instisari informasi dari website, serta dapat menyimpan informasi sedemikian sehingga menyerupai cara berpikir manusia. Dengan cara ini maka proses pengambilan informasi dapat dilakukan dengan lebih efektif. Aplikasi utama dari teknologi CIRCA adalah pada produk AdSense yang memungkinkan Google memahami dengan lebih baik tema utama dari sebuah website, yang pada gilirannya akan membantu menghadirkan iklan paling relevan dan terfokus sesuai tema utama website tsb.

Teknologi ini masih dalam tahap pengembangan namun merupakan masa depan bagi search engine dan akan terus melangkah ke arah yang sama, yaitu sebuah pencarian tanpa henti: Relevansi

Meski masih banyak pro dan kontra dari para pakar search engine apakah teknologi ini telah benar-benar diaplikasikan pada algoritma search engine, tidak ada salahnya bila kita melihat lebih dalam apa yang terkandung dalam konsep LSI itu sendiri. Sehingga kita mampu membuat desain website atau melakukan on-page SEO yang memang telah disesuaikan dengan teknologi masa depan.

LSI, dalam pengertian yang paling sederhana, adalah mencoba untuk menggabungkan beberapa kata sehingga memiliki makna tertentu yang mungkin saja sama sekali berbeda dengan masing-masing kata asal nya. Sebagai contoh adalah kata “Meja Hijau”, yang terdiri dari 2 kata asal yaitu “Meja” (kata benda, perkakas (perabot) rumah yg mempunyai bidang datar sbg daun mejanya dan berkaki sbg penyangganya (bermacam-macam bentuk dan gunanya);) dan “Hijau” (kata benda, warna dasar yg serupa dng warna daun;), namun ketika digabungkan memiliki makna yang berbeda dengan asal katanya masing-masing. Dalam kamus bahasa indonesia kata “Meja Hijau” (kata benda, pengadilan) didefinisikan tersendiri, dan kata ini tidak dipahami sebagai “perkakas rumah yang mempunyai bidang datar dan berkaki sbg penyangganya, yang memiliki warna dasar berwarna seperti daun”.

Pertanyaannya sekarang adalah bagiamana otak manusia dapat membedakan arti “Meja Hijau” sebagai pengadilan dan “Meja Hijau” sebagai perkakas rumah dengan warna hijau? Benar, jawabannya adalah bergantung pada konteks atau dimana kata tersebut digunakan.

Misal ada sebuah artikel yang berisi kata-kata “meja hijau”, dan pada artikel tersebut juga ditemukan kata-kata seperti hukum,undang-undang,denda,pelanggaran pasal,perdata, pidana, dsb.. maka kita dapat memastikan bahwa arti “meja hijau” disini adalah pengadilan. Berbeda dengan artikel lain yang juga berisi “meja hijau”, namun kali ini ditemukan kata-kata seperti rumah,kursi,dekorasi,cat hijau,taplak meja,asbak,dsb.. maka kita juga dapat memastikan bahwa arti “meja hijau” disini adalah perbabotan yang berwarna hijau.

Mekanisme inilah yang oleh search engine (yang pada dasarnya adalah sebuah program algoritma matematis) disebut LSI, yakni dapat memahami arti kata yang benar dengan melihat kata-kata lain yang terkait pada halaman web tertentu. Pemahaman ini mutlak diperlukan agar dapat mengetahui cara terbaik membuat website yang relevan dengan tema utama yang diinginkan.

Untuk melihat bagaimana teknik ini bekerja pada search engine, misalkan Google, kita dapat melakukan percobaan dengan mencari kata yang bersifat sangat umum misalkan kata: Apple

Apple LSI

Selain mendapatkan hasil pencarian, pada bagian bawah google juga memberikan saran mengenai kata apa saja yang menurut google terkait dengan kata “apple”. Disini terlihat bahwa sebenarnya google masih tidak “terlalu yakin” dengan maksud kata yang dicari, karena kata-kata Apple itu sendiri bersifat sangat umum dan dapat berarti Apel sebagai buah-buahan (apple fruit), Apel sebagai brand gadget terkenal (apple laptops,apple ipod, apple store locator) ataukah apel sebagai perusahaan besar (apple jobs), dsb.

Teknik mendapatkan kata-kata terkait untuk membuat desain website yang LSI friendly akan dibahas secara lebih detail pada artikel selanjutnya.

Tags: ,

No comments yet.

Leave a Reply